Total Pageviews

Monday, 5 December 2016

PERIHAL DOA SALAM. MARIA DALAM RITUAL. IBADAH. KAUM KATOLIK

    Dalam kehidupan kaum Katolik (Gereja Barat) maupun kaum Orthodox  (Gereja Timur), peranan Doa Salam Maria  sangat penting. Sejak abad ke 15 doa ini resmi menjadi doa alternatif setelah "Doa Bapa Kami". Mereka bahkan sudah menghafalnya "diluar kepala".
    Pada waktu-waktu khusus yaitu pada " bulan Maria" yang jatuh pada bulan Mei, Agustus dan Oktober "Doa Salam Maria" menempati urutan pertama. Pada bulan-bulan itu doa tersebut lebih banyak didoakan dari pada "Doa Bapa Kami". Dalam satu runtutan " Doa Rosario" saja "Doa Salam Maria" didoakan sebanyak 53 kali, artinya pada saat itu "Doa Salam Maria" lebih sering didoakan daripada "Doa Bapa Kami".
    Secara garis besar, " Doa Salam Maria" terbagi atas tiga bagian:
A. Salam Malaikat Gabriel kepada Maria
    Pada bagian pertama diambil dari ayat Alkitab, ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau" (Lukas 1:28). Salam tersebut diucapkan oleh malaikat Gabriel kepada Maria ketika makaikat tersebut memberitahukan bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus.
B. Pujian Elisabet kepada Maria
    Pada bagian kedua diambil dari ayat Alkitab, lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu", (Lukas 1:42). Ayat tersebut adalah ucapan Elisabet ketika mendengar salam dari Maria yang sedang berkunjung ke rumahnya.
C. Makna Seruan dan Penutup
    Pada bagian terakhir dari doa ini TIDAK diambil dari ayat-ayat Alkitab. Bagian ini ditambahkan pada abad ke-15. " Sancta Maria, Mater Dei, ora pro nobis peccatoribus, nunc et in hora mortis nostrae. Amin / Hagai Maria, Meter Theou, proseukhou huper hemon hamartolon, nun kai et te hora tore thanatou hemon, Amin. Artinya: "Santa Maria, Bunda Allah doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati Amin.
    Namun demikian, rumusan pada bagian terakhir dari doa tersebut adalah hasil dari konsili yang menafsirkan ayat-ayat Alkitab, yang menyimpulkan bahwa Maria adalah BUNDA ALLAH dan PER MARIAM AD JESUM (Melalui Maria Menuju Yesus)